Ike Susana profile icon
PlatinumPlatinum

Ike Susana, Indonesia

Kontributor

About Ike Susana

Menjadi perempuan yg bermanfaat

My Orders
Posts(8)
Replies(1288)
Articles(0)

Perjuangan

Alhamdulillah, dikasih amanah yg luar biasa, telah lahir anak pertama kami ; Baby boy, Badiuzzaman AlFatih Riadi :) pada tanggal 28 April lalu Dengan berat 3,2 kg Panjang badan 52. . Melalui proses yg luar biasa untuk menjadi seorang ibu. Awalnya, pada kehamilan 40w, malam 28 April, jam 2 dini hari. Keluar lendir putih kental banyak bgt. Ku beritahu suami, tp kami masih tenang karena aku memang gk ada ngerasain kontraksi sma sekali padahal sudah lewat hpl sehari. Subuhnya keluar lagi, lalu ku telpon lah orgtuku untuk menemaniku ke bidan krna suami kerja. Sesampainya dibidan, beliau bilang dede blm masuk panggul. Padahal udh hpl, khawatirlah bidannya dan langsung merujuk aku ke rs pagi itu juga. Sampai rs masuk ugd, periksa periksa, dan ternyata tensiku langsung naik. Perawatnya bilang, "Bu jgn panik ya, tiap org yg masuk ugd pasti tensinya langsung naik, tenang aja bu" Benar apa yg dibilang perawatnya, pikiranku sdh tak keruan wkt itu. Lanjut pemeriksaan dalam pertama, ternyata baru bukaan satu. Dicek lagi sama perawat satunya ternyata dedenya memang benar blm masuk panggul dan panggulku sempit mana dedenya gede didalam, terakhir usg bbj 3,5kg. Awalnya ditawarin induksi. Pas setelah cek dalam saya langsung disaranin sc krna tdk memungkinkan untuk normal, kalaupun bisa normal cuma kepalanya aja yg bisa, sampe punggungnya nyangkut kata perawatnya. Waahh disitu aku langsung tambah panik tp coba menenangkan diri sendiri juga biar rileks. Tp tetep aja, tensiku msh tinggi. Setelah berunding dg suami segera mngkin kami melakukan operasi pagi itu juga jam 11. Ternyata melewati tahap operasi itu rasanya luar biasa bgt, disuntik beberapa kali, ambil darah, cek alergi (sakit bgt), pasang selang pipis (sakit bgt ini mah). Deg, suntik bius dan beberapa saat setengah badanku mati rasa. Aku gk tau apa yg dilakukan dokter dan perawat perawatnya, yg ku rasa. Badanku kedingingan krna ruang operasi yg sangat dingin, kepalaku agak pusing krna memang tensiku naik. Tak lama, jam 11:51 WITA. Pecah suara tangis bayi, dadaku mulai lega. "Bu, tengok bayinya" ucap perawat mengarahkan kepalaku. MasyaaAllah, putih kulitnya, bersih badannya. Sesaat pandang ku lihat tak jelas kala itu. Setelah selesai operasi, aku dibawa keruang pemulihan. Disana Ya Allah biusnya habis, rasanya itu sakiit bgt. Smpe tensiku naik lagi 170. Sampe perawat perawatnya nanyain aku terus apa aku baik baik aja. Ternyata begitu rasanya operasi sesar, kalau dibilang sakit iya, sakit bgt bagiku. Tp aku bersyukur krna ttp bisa melahirkan seorang manusia baru walaupun tdk dg proses normal. . Selama kehamilan aku selalu mengusahakan rutin senam hamil, rutin yoga hamil, yoga masuk panggul, tp alhasil Allah berkehendak lain. Allah lebih tau jalan mana yg terbaik untuk hamba-Nya. . Mau lahiran normal atau sc, itu sama saja. :) . Maaf ya bun kalau ceritaku kepanjangan hehe Note: bbj pd saat usg gk sepenuhnya benar, tp mendekati Semoga bunda bunda disini selalu dikuatkan ya selama proses kehamilan dan berjuang menjadi seorang ibu :)

Read more
Perjuangan
 profile icon
Write a reply