Contributor

Anisya, Indonesia

Teman main Khalid

About Anisya

Posts(6)Replies(242)Photos(0)
Write a reply

Beda Pendapat dengan Ibu Mertua

Hai Moms, mau minta pendapat dooong. Saya tinggal dekat dengan rumah mertua. Mertua saya sebenarnya baik dan perhatian. Apalagi saat saya hamil dan ga segan untuk ngasih makanan yang di masaknya dan masih bnyak lagi hal hal baik dr mertua saya. Tp saat saya melahirkan anak pertama, saya dan mertua sering berbeda pendapat soal pola asuh. Contohnya seperti ini : saya ingin sekali memberikan ASI ekslusif sampai anak saya 2 tahun, sedangkan mertua ingin nya saya mencampur susu formula karena dulu mertua saya begitu ke anaknya (suami saya), mertua selalu mengajak anak saya main terus , walaupun menurut saya anak saya nih sudah terlihat lelah ingin tidur, kalau saya bilang mau di tidurkan mertua selalu bilang "anak jangan terus di suruh tidur nnti ga pinter pinter" dan kalau sedang tidur mertua berusaha untuk membangunkan anak saya baru percaya kalau anak saya lelah setelah menangis dan rewel, kemudian saat pandemi seperti ini saya lebih memilih untuk diam dirumah, sedangkan mertua terus membawa anak saya keluar dengan alasan biar kenal orang, biar ga kuper, mertua menyarankan saya dan suami untuk menunda imunisasi DPT 3 karena alasan tidak tega karna anak saya rewel dan demam, yg menurut saya itu wajar karena efek dr imunisasi memang seperti itu. Memaksa saya untuk memakaikan kaus kaki dan topi pada anak saya padahal anak saya tipe nya gampang keringetan dan jadi rewel kalau gerah. Saya tidak diperbolehkan menggendong bayi saya sering sering karena di khawatirkan bau tangan padahal saya tidak tega kalau sudah liat anak nangis sampai kejer. Dan saya yg paling saya kurang suka , saat ibu mertua saya baru selesai merokok langsung cium anak saya, mau dilarang takut tersinggung. Tp serius deh saya ga suka bgt. Saya seringkali berbeda pendapat dengan mertua apalagi soal keeprcayaan ibu mertua saya soal 'pamali' atau 'kata orang tua jaman dulu'. Sedangkan saya kurang percaya karena tidak masuk ke logika dan lebih percaya dengan dokter dan ilmu ilmu parenting. Saya seringkali dianggap 'anak baru kemarin sore' 'keras kepala', dan ibu mertua saya merasa paling berpengalaman. Saya sudah coba jelasin soal keinginan saya atau pola asuh yg ingin saya terapkan pada anak saya, semua mental kayanya ga ada yg bisa di terima mertua, ngomong sama suami juga percuma, karna ujung ujungnya klo ga suami salah paham atau suami sudah ngomong ke ibunya tp ibunya seperti pura pura lupa. Dan skrg saya sedang coba untuk beri pemahaman kalau saya baru akan memberikan anak saya makan saat usia nya menginjak 6 bulan. Sedangkan mertua bersikeras bahwa anak saya sering nangis karna sudah butuh makan padahal anak saya baru 5 bulan. (Yaaaa Tuhan beri saya kesabaran). Skrg saya lebih banyak memendam dan kadang suka cape sendiri. Bun sikap saya harus bagimana terhadap mertua? Salahkah saya apabila saya malas untuk berlama lama di rumah mertua? #seriusnanya #jangandibully #firstbaby #mommybuntu

Read more
Write a reply

Keluarga suami

Hai bunda bunda, suatu hari saya kumpul dengan keluarga suami dengan bawa anak saya. Usia nya 3 bulan lagi senang-senangnya main dan diajak ngobrol, dan mengoceh nya sudah bnyak, luar biasa bikin gemas. Tapi tipe anak saya itu kalau tidur dan menyusui harus suasana yg sejuk dan tenang. Dan termasuk ibu yg disiplin ngurus anak, misalkan waktunya tidur anak saya harus tidur, waktunya menyusu ya menyusu, begitu pun dengan bermain. Karna sedang kumpul keluarga anak saya selalu diajak bermain , ngobrol, di bawa jalan keluar sampai lupa untuk tidur dan menyusu. Tapi tidak rewel seolah main tapi lupa rasanya ngantuk dan lapar. Sampai akhirnya setiap saya mau menyusui bayi saya menolak menyusu dengan tangisan yg keras tp kalau diajak main diem lagi. Saya frustasi melihat anak saya seperti itu. anak saya terlahir menyusu jam 6 pagi sampai jam 1 dia masih belum mau menyusui, menurut saya itu tidak wajar. Tapi keluarga suami bilang itu wajar karna anak nya berarti tidak lapar buktinya anteng. Selama seharian kumpul itu banyak sekali saya terima omongan dr keluarga suami saya kalau saya ini ibu yg kaku, cara mengasuhnya terlihat aneh, dan terlalu panik. Dan semua saudara nya bilang kalau bayi tidak menyusu itu sangat wajar terjadi. Benar saja, begitu malam tiba anak saya nangis ga berhenti, susah di tenangkan, baik oleh saya atau oleh suami, saya ga tega liat anak saya seperti itu, saya berpikir kalau anak saya terlalu lelah karna seharian bermain tanpa menyusu dan tidur siang, bunda bunda yg baik bagaimana seharusnya sikap saya pada keluarga suami?#mommybuntu #babyfirst #jangandibully #seriusnanya

Read more
Write a reply

plasenta previa

Hai bunda bunda saat ini saya sedang hamil 5 bulan, brrti sudah masuk trisemester kedua yah heheheh saat saya melakukan USG saya di diagnosis oleh dokter mengalami kelainan plasenta yaitu plasenta Previa dimana plasenta atau ari ari menutupi jalan lahir sebagian atau bahkan seluruhnya jalan lahir satu satunya cara persalinan nya yaitu melalui operasi sesar, saya diminta untuk banyak beristirahat agar tidak terjadi pendarahan, hasil USG itu menunjukan bahwa bayi saya sehat berat badannya sesuai dengan umurnya, panjangnya, sampai detak jantungnya, saya pun termasuk sehat tekanan darah, sampai kenaikan berat badan yang terbilang normal selama kehamilan, dan saya tidak memiliki keluhan apapun bahkan setelah periksa ini dokter tidak memberi obat apapun hanya disuruh istirahat dan rutin konsumsi vitamin prenatal, saya harus kembali USG saat usia kehamilan 7 bulan, untuk lihat kondisi plasenta nya namun dokter menyatakan bahwa kemungkinan nya kecil plasenta akan berubah posisi alias normal, sudah menginjak usia kehamilan 5 bulan tapi menutupi jalan lahir... Saya tidak takut untuk operasi sesar selama itu memang baik dan jalan terbaik untuk kondisi saya, yang saya takut kan adalah kemungkinan pendarahan tanpa rasa sakit selama kehamilan yang sewaktu waktu muncul, dan kemungkinan bayi lahir prematur dan juga pendarahan pasca melahirkan, saya takut sekali akan 3 kemungkinan itu, jujur rasanya ga karuan, gelisah, tapi yang saya lakukan cm bs searching artikel di internet yang berhubungan dengan plasenta Previa yang makin di telaah makin membuat saya gelisah setengah mati.... Yang saya mau tanyakan, kira kira ada ga yah bunda disini yang bersedia cerita pengalamannya yg juga mengalami hal seperti saya baik yg sedang menjalani kehamilan atau justru sudah melahirkan dengan kondisi plasenta menutupi jalan lahir, supaya saya yakin bahwa saya tidak sendiri Bun... Terima kasih.

Read more
Write a reply