Siapakah orang yang paling mempengaruhi gaya parenting Anda?
Voice your Opinion
Ibu
Ayah
Lainnya (tulis pada komentar)

35257 merespon

509 Tanggapan
 profile icon
Tulis tanggapan

Ibu memiliki waktu lebih banyak jika di bandingkan dengan ayah, dan itu bisa di manfaatkan untuk ibu membimbing dan membentuk karakter sejakdini kecerdasan, emosipnal, tingkahlaku sosial, menoling diri sendiri dan lalin lainya bisa lebih efektif dilakukan dengan waktu yg memang panjang. Dan tentunya perlu ada dukungan ilmu pengetahuan atau sumber agar ibu lebih cekatan memberikan edukasi terhadap anak sesuai dengan usianya dan sesuai dengan pola asuh orangtua terhadap anak.

Baca lagi
VIP Member

bukan ayah, bukan ibu. diri saya sendiri. karna walau anak pertama saya asuh sendiri 23 jam (1jamnya dipotong buat mandi, nyuci 😁) 7 hari seminggu. mertua kalau ngajak paling cuma beberapa menit, ngga sampai 1 jam per harinya. kalau dari orang tuaku apalagi, pulang kampung cuma 1 bulan sekali, ngga lama. lebih banyak browsing dan ikut grup ibu hamil, menyusui, sampai yang membahas tentang anak2.

Baca lagi

Suami 😬😬 Alhamdulillah suamiku sangat dewasa, selalu memotivasi jadi kita bersama buat gaya parenting yg berbeda. Soalnya dlu aku dri keluarga broken home sih.. dan gapernah akur sama keluarga samsek.. tpi itu dlu.. udah nikah skrg lumayan kita masing2 mulai saling memahami dan menjalin silaturahmi

Baca lagi

Berusaha menjadi ortu yg baik dgn tidak meniru parenting org tua dlu yg saklek, otoriter yang hanya akan menjauhkan ikatan batin antara anak n ortu dgn cara buanyak 2 belajar dan baca2 buku atau artikel parenting dan mengikuti seminar online ttg parenting..

Ibu pasti. Cm krn gaya parenting jaman dulu sama skrg berbeda, jadi sebenarnya saya belajar banyak dari e-book parenting, nonton video psikolog, ikut komunitas atau grup2 parents² millenial dan baca2 artikel buat nambah ilmu 😃

bukan dr mana2/siapa2, tp rasanya tumbuh aja dr hati wkt tau positif hamil jd suka baca soal parenting. krn org tua sy tipe yg kaku dlm mendidik, sdgkan sy dan suami pengen yg lebih “bersahabat” sama anak nanti.

Suami, karena sedang menjalani LDM (Long Distance Marriage) si anak tidak bisa bertemu dengan ayahnya setiap hari maka butuh gaya parenting tertentu dimana suami sangat berpengaruh di dalamnya.

aku nerapin gaya parenting ku sendiri, sesuai dengan dokter anak. sekalian belajar bareng paksu. karena gaya parenting ortuku masih zaman dulu yang pasti kurang cocok sama zaman sekarang.

kedua KAKAK saya karna ibu saya udah meninggal jadi saya banyak belajar dari kedua kakak saya yang laki-laki dan perempuan.. keduanya sudah menikah dan punya pengalaman kkk

gak ada, ayah ibund cerai sejak aku masih kecil, gak paham pola asuh anak kek mana, krna dr kecil ya hidup ku suka2 aku aja. jd belajar parenting lewat akun2 parenting.