~Aisyiah D~ profile icon
PlatinumPlatinum

~Aisyiah D~, Indonesia

Kontributor

About ~Aisyiah D~

cooking, baking, gardening (IG : Ramona Jogja), cek cek https://tokko.io/tokojamdankalkulatorramona

Posts(28)Replies(1393)Photos(4)

Referensi Buku tentang Pemberian Nama Anak dalam Islam

Bismillaah.. Jika ada yang bilang, "apalah arti sebuah nama?" Bagi saya, nama itu penting. Nama seseorang menjadi do'a dan harapan bagi kedua orangtuanya terhadap anaknya. Kelak pada hari kiamat, kita juga akan dipanggil dengan nama kita dan nama bapak kita. Jadi, memberikan nama terbaik untuk anak itu sangat penting. Dalam Islam, pemberian nama anak ada adabnya juga ya Bun, ada prinsip-prinsip penting dalam pemberian nama yang harus kita perhatikan. Kali ini saya mau sharing dua judul buku yang bisa menjadi referensi terkait pemberian nama anak. 📍Buku ke-1 📙 Judul buku : "Nama-nama Indah buat Sang Bayi" >> Judul aslinya "Tasmiyyatul Mauluudi (Adaab wa Ahkaam) karya Syaikh Bakar Abdullah Abu Zaid >> Penerbit Al Qowam tahun 2006 📌 Buku ini menjelaskan tentang urgensi sebuah nama, waktu pemberian nama, hak seorang ayah dalam memberikan nama bagi anaknya, dll. Penulis juga menjelaskan urutan nama-nama yang disunnahkan & diperbolehkan; syarat² nama & adab²nya; apa saja nama² yang diharamkan & dimakruhkan, dll. 📌 Buku ini juga dilengkapi dengan daftar nama-nama untuk anak laki-laki & anak perempuan. Nah ini bisa jadi referensi untuk orang tua dalam pemberian nama bagi buah hati tercinta. 📍Buku ke-2 📙 Judul buku : "Tuntunan Praktis dan Padat bagi Ibu Hamil dari A sampai Z Menurut Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih" >> Penerbit Pustaka Ibnu 'Umar tahun 2010 📌 Buku ini sebenarnya lebih banyak menjelaskan seputar kehamilan dan kelahiran. Secara garis besar ada 5 bab : Ma'lumat Masa Kehamilan Sebelum Kelahiran; Ma'lumat Setelah Melahirkan; Tanya Jawab Seputar Hamil dan Kelahiran; Dzikir-dzikir yang dianjurkan bagi Wanita Hamil dan Melahirkan; Nama-nama Indah untuk Anak Anda. Setiap bab dijelaskan dengan sangat gamblang dalam beberapa subbab. 📌 Selain itu, buku ini juga menjelaskan tentang adab dan hukum memberi nama anak, termasuk penjelasan siapakah yang lebih berhak menamai anaknya, apa saja nama-nama yang dianjurkan, nama-nama yang diharamkan, dan nama-nama yang dimakruhkan. 📌 Buku ini juga dilengkapi dengan contoh nama-nama yang dianjurkan, baik untuk anak laki-laki maupun untuk anak perempuan. Buku-buku ini insyaallaah harganya terjangkau ya Bun. Bagi yang masih bingung mau kasih nama anak, barangkali kedua buku ini bisa jadi referensi bunda². Semoga bermanfaat 🌻🌻🌻

Read more
Referensi Buku tentang Pemberian Nama Anak dalam Islam
 profile icon
Write a reply

Harapan Setelah Pandemi Berakhir

Saat ini kita semua sedang menghadapi situasi yang sama & mungkin doa serta harapan kita saat ini pun sama, yaitu berharap pandemi segera berakhir. Menjalani kehidupan normal seperti sebelum pandemi tanpa rasa khawatir & takut. Setiap kejadian akan ada hikmahnya. Pandemi ini mengajarkan saya untuk menjadi orang yang lebih banyak bersabar & bersyukur. Tetap bersabar dan yakin bahwa badai ini pasti berlalu. Bersyukur, betapa nikmat sehat saat pandemi seperti ini adalah nikmat yang sangat berharga. Nikmat bernafas, nikmat indera penciuman & perasa/pengecap, salah satu nikmat itu hilang, Subhanallaah, betapa tidak enaknya. Tidakkah kita bersyukur kepada-Nya? Nikmat sehat yang seringkali manusia lupakan & lalaikan. Saya pun punya banyak harapan setelah pandemi ini berakhir. Bersyukur kepada Allaah Ta'alaa itu yang paling utama. Harapan saya setelah pandemi berakhir adalah : - Mudik & silaturahim ke rumah orang tua. Sudah 2 tahun yang berarti 2 kali lebaran belum bisa mudik. Qadarullaahi, lebih memilih menahan rindu dengan keluarga di sana dibandingkan nekat mudik dengan membawa virus (apalagi bapak saya ada komorbid). Dua tahun gak ketemu orang tua, adik-adik, juga 2 keponakan saya (bahkan belum pernah ketemu secara langsung sama 1 keponakan dari dia bayi sampai hampir usia 2 tahun, huhu). Alhamdulillaah, setidaknya masih bisa ketemu secara virtual dengan video call. Sabar dulu, tahan rasa rindunya. Sampaikan rasa rindu untuk keluarga di sana dengan do'a. - Datang ke kajian agama secara offline dan kembali belajar bahasa Arab. Sebenarnya banyak bertebaran kajian online, tapi rasanya beda aja. Kajian online terkadang terkendala di sinyal. Kalau kajian offline, mau bertanya dengan ustadz juga lebih enak & fleksibel. Rasanya juga rindu sekali bertemu dengan teman-teman kajian. Rindu setelah kajian ngobrol-ngobrol & makan snack yang disediakan. Rindu juga belajar bahasa Arab, masih banyak yang belum dibahas tuntas. Saya berharap sekali bisa secepatnya kembali menimba ilmu bersama teman-teman. - Pergi ke berbagai tempat yang belum pernah dijelajahi. Intinya rindu sekali pergi traveling/piknik, terutama ke pantai dengan berboncengan motor. Apalagi di Yogyakarta sekarang sudah banyak tempat wisata anyar. Saya yakin, gak cuma saya yang rindu traveling, bunda² yang lain juga pasti rindu kan? Harapan saya setelah pandemi ini berakhir masih banyak, tapi 3 harapan di atas adalah harapan terbesar saya, yang ingin sekali saya lakukan. Selain itu, saya juga berharap agar keadaan ekonomi, pendidikan, dan lainnya segera pulih seperti sedia kala. Mari kencangkan do'a dan usaha kita, agar pandemi ini benar-benar segera usai. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allaah Ta'alaa, diberikan kesehatan dan keselamatan. Semoga yang sakit, segera Allaah Ta'alaa angkat sakitnya, diberikan kesembuhan yang sempurna. Aamiin #SetelahPandemiBerakhirTAP Foto : Pantai Kesirat, Gunung Kidul, Oktober 2019

Read more
Harapan Setelah Pandemi Berakhir
 profile icon
Write a reply