almairazahra profile icon
PlatinumPlatinum

almairazahra, Indonesia

Kontributor

About almairazahra

bunda of 1 tampan Pangeran

My Orders
Posts(12)
Replies(966)
Articles(0)

astagfirullah

Dari sekian banyak hiruk pikuk berita hari ini, ada satu berita yang membuat hati dan mata saya menangis.. Di jakarta barat, yg masih satu wilayah saya tinggal, ada seorang ibu ditangkap polisi karena terbukti dan akhirnya mengakui kalau ia telah mengakhiri nyawa anak bayinya berusia 2.5 tahun dengan cara memaksa si anak minum air berliter liter yang ia tuangkan ke mulut si anak dengan menutup hidung si anak hiks.. Kenapa itu ia lakukan ? Saat polisi meng interogasinya...beliau menjawab... Dia tertekan karena mertuanya mempertanyakan kenapa anaknya kurus, ditambah suami yg mengancam akan menceraikannya kalau anaknya masih saja kurus (whaaaaaat? Astaghfirullah). Sementara kondisi ekonomi rumah tangga mereka sendiri kekurangan.. Entah ide darimana , dia pikir anaknya akan nampak gemuk kalau diberikan air banyak, selama 20 menit dipaksa menenggak air, sang bayipun meninggal ???. Kejadian ini, menjadi pelajaran berharga buat kita semua untuk berhati hati memberikan komentar terutama untuk ibu yg baru melahirkan. (ya meski utk kasus ini bukan baru banget melahirkan) Karena depresi post partum alias pasca melahirkan itu adalah realitas. Kita tidak tau kondisi orang lain, mungkin kita merasa komentar kita biasa saja, tanpa kita sadari komentar kita menjadi penyebab depresi ibu lainnya. Buat para ibu mertua, atau kita yang kelak akan menjadi ibu mertua, tolonglah tidak berulang mengatakan cucu anda : "kenapa kurus? Kok kurus?" Itu sama saja mengatakan ke menantu : 'kamu tidak becus mengurus anak', dan itu akan menyulut suaminya alias anak anda ikut menyudutkan istrinya sebagai seorang ibu yang tidak becus mengurus anak. Padahal.. Dia kurang tidur karena menyusui si anak.. Kadang makan pun buru buru, baru mau makan si anak mau pup lah atau nangis.. Belum lagi kalau tidak ada ART, dia pun harus menyapu-ngepel-nyetrika-cuci piring dll yang tiada akhir selama 24 jam.. Semua itu masih harus ditambah dengan tekanan menyalahkan anak kurus, atau anak sakit. Wahai para suami, jangan limpahkan semua persoalan anak ke istri saja. Apalagi soal anak kurus . Ayo ajak istri konsul ke Dokter anak spesialis gizi, biar tau si anak normal atau tidak berat badannya, karena gemuk bukanlah indikasi anak sehat, belum tentu. Bukan menyalahkan istri . Buat para ibu , stay strong.. Buat kita semua juga, tahaaaaan lisannya. Janganlah kita menjadi penyebab depresi ibu lainnya. Smoga tidak ada lagi kejadian menyedihkan seperti ini aamiin Joglo, 25 Oktober 2019 eka satriana

Read more
astagfirullah
 profile icon
Write a reply