Grup HPL: November 2023 icon

Grup HPL: November 2023

99.4K following

Feed

Hamil adalah aib??

Hayy, perkenalkan aku seorang ibu rumah tangga, aku sudah memiliki anak usia 16 bulan. Dan di usia 16 bulan ini, aku di kejutkan dengan sebuah kejadian yg mungkin membahagiakan untuk sebagian orang, dan malah sebaliknya nya. Ujian datang terus menerus, mulai dari keuangan, anak masuk RS, aku di nyatakan hamil anak ke-2, yg aku dan suami tidak menyadari sama sekali, karna memang kita merasa tidak ada kenapa Napa. Saat tau aku hamil, antara senang atau sedih. Mungkin Tuhan memberikan kami rezeki melalui seorang bayi yg aku kandung lagi. Namun sedih sekali ketika mendengar kata kata kasar sampai hinaan dari orang sekitar. Yg akhir nya berujung membuatku kecelakaan tunggal. Yap.. aku memang salah, hormon ku saat hamil sangat susah di kendalikan, sampai aku sangat gampang terpancing emosi, bahkan aku tidak bisa mengontrol emosi. Aku gatau apa yg terjadi, org di sekitarku juga mencaci ku, bahkan sepertinya hamil anak ke-2 ku adalah aib buat mereka. Hingga timbul sebuah perdebatan hebat saya itu, sampai aku mendengar kata hina, pergi, dan ambil pisau, yg artinya mati saja. Hahahahaaa aku yg memang juga sudah stress saat tau kehamilan ke2 ku ini, makin menggila, aku berpikir gada satupun yg mendukung kehamilanku, bahkan suamiku sendiri. Dan pada malam itu juga aku ambil kunci motor, bawa tas yg isinya hp dan buku KIA anak pertamaku, aku juga membawa gendongan anakku, namun suamiku smaa sekali tidak mengizinkanku untuk mengambil pertama ku. Saat itu emosi ku sangat tinggi, sampai aku sendiri tidak bisa mengontrol nya. Saat hujan deras, aku bawa motor dengan kecepatan tinggi, di pikiran ku hanya teringat kata hinaan dan mati. Dan disitu aku berkata "mama jemput aku, aku sudah capek dengan kehidupan, tiada lagi tempatku bercerita, izinkan aku pulang ke tempatmu" kata yg keluar dari mulutku saat itu, hanya mati, iya itu yg kalian inginkan, aku akan mati malam ini. Dan tanpa aku sadari aku terjatuh dari motor, aku berguling 3x yg aku rasakan tidak ada rasa sakit sedikit pun. Saat aku memegang kepalaku disitu aku sadar, kepalaku penuh dengan darah segar mengalir bagaikan kran air. Di situ aku melihat wanita rambut pendek menolongku, dan aku kembali membawa motorku, aku bawa motor k tempat matan bosku yg seorang dokter. Saat sampai d rumah mereka, mereka langsung dengan terbuka menyambut ku, saat melihat darah mengalir, aku langsung di ambilkan pakaian dan handuk, lalu kita pergi k IGD, saat itu, perlahan lahan suara hujan mulai tak terdengar lgi, karena muka ku pucat, darah keluar banyak, kondisi hamil muda dan belum makan nasi sedikit pun. Saat di perjalanan mereka bilang, aku mengatakan tidak ada tempat ku pulang, selain kerumah Kakak dan Abang. Disitu mereka menjawab, rumah kami juga rumah kamu. Kamu adalah adik kami. Namun aku tidak mengingat itu. Saat semua tindakan selesai, aku menceritakan semua kejadian dengan mereka, dan aku tidak berniat pulang ke rumah, namun suamiku sudah menunggu di depan rumah mereka, kalau tidak karna anak pertamaku, aku tidak akan pulang malam itu, dan mereka juga tidak mengizinkanku untuk pulang malam itu. Sampai sekarang aku sangat merasa stress, bahkan tanpa di sadari, terkadang air mata menetes. Aku malu sama diri sendiri, bahkan aku bertanya pada suami, apakah salah aku hamil lagi? Apakah aib buat kalian semua? Apakah aku beban itu? Kenapa setiap aku hamil, selalu ada kejadian seperti ini, selalu ada kejadian yg tak ku inginkan. Disini aku hanya berbagi sedikit keluh kesah ku, aku ga bisa menceritakan semuanya, setiap saat aku hanya bercerita didalam hatiku, seolah olah aku sendang berbicara dengan seorang psikolog. Aku gatau bagaimana keadaan bayi dalam perutku saat ini, setelah aku jatuh, semua badanku sakit, sampai aku tidak bisa berjalan, aku selalu dilanda salah, setiap di jam yg smaa, saat aku keluar kamar, selalu saja aku merasa kejadian yg smaa terulang terus menerus, selalu teringat itu, tanpa ada yg membela, dan mendukung kehamilanku. Bahkan aku juga tidak menginginkan hamil secepat ini, namun Tuhan telah memberikan rezeki itu kepadaku, aku tidak bisa menolak. Setiap hamil, aku selalu ingin melakukan percobaan bundir, hanya karna dengar kata kata yg Hina itu.sampaiaku berpikir, seburuk inikah aku???

Read more
undefined profile icon
Write a reply
Load More Posts