(Sudah dijawab) Tanya pakar - Pentingnya Stimulasi Motorik Sejak Dini

Parents, dr. Citra Amelinda, Sp.A, IBLC, M.Kes udah jawab pertanyaan terpilih nih. Yuk, cek kolom komentar! --- Parents pasti sudah pernah mendengar 1000 hari kehidupan anak, di mana pada masa sejak kehamilan hingga Si Kecil berusia 2 tahun itu disebut periode emas tumbuh kembang anak. Faktor pendukung 1000 hari kehidupan anak selain pemberian nutrisi yang cukup adalah stimulasi. Sesuai usianya, Si Kecil memiliki target-target tertentu seputar perkembangan motoriknya, misalnya 0-3 bulan untuk kemampuan leher, 3-6 bulan untuk kemampuan tulang belakang, 6-9 bulan untuk kemampuan panggul dan 9-12 bulan untuk kemampuan lutut dan kaki. Apa saja yang bisa dilakukan Parents sebagai stimulasi perkembangan motorik? Tanya Pakar kali ini kami menghadirkan dokter spesialis anak yang akan menjawab pertanyaan Bunsay mengenai: "Pentingnya Stimulasi Motorik Sejak Dini" bersama dr. Citra Amelinda, Sp.A, IBLC, M.Kes Dokter spesialis anak Primaya Hospital Bekasi Timur Cusss yang mau tanya soal stimulasi motorik Si Kecil minsay buka waktu bertanya sampai Jumat, 16 April 2021 saja, ya! Dr. Citra bakal jawab pertanyaan pada Senin, 19 April 2021.

(Sudah dijawab) Tanya pakar - Pentingnya Stimulasi Motorik Sejak Dini
82 Tanggapan
undefined profile icon
Tulis tanggapan

dok, mau tanya baby sy usia 6 bln 1minggu untuk motorik nya dia sdh tengkurap dan mulai angkat" panggul siap untuk belajar merangkak.. bagaimana stimulasi biar cpat merangkak?? dan lg.. skrg sdh mulai duduk tp masih tripod position, itupun jarang su stimulasi duduk krn tinggal dgn mertua katanya blm boleh di dudukin.. sedangkan teman"ny sdh mulai bisa duduk tegak apa yg bisa sy lakukan??

Baca lagi
5y ago

Otot yang kuat adalah hal yang perlu dimiliki bayi selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Karena memiliki otot yang kuat adalah hal yang penting untuk perkembangan motorik anak. Hal ini juga dibutuhkan untuk menahan kepala, berguling, duduk, merangkak sampai akhirnya si kecil mulai bisa berjalan. Bayi berbeda dengan orang dewasa yang bisa “membangun” otot lebih kuat dengan olahraga. Karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan, salah satunya dengan melakukan beberapa gerakan sederhana untuk membuat otot bayi lebih kuat. Ajak anak bermain Seperti bersepeda, Gerakan ini membutuhkan si kecil untuk melakukan gerakan seperti sedang mengayuh sepeda. Jika rutin melakukan gerakan ini, ada banyak otot bagian kaki yang akan menjadi lebih kuat dan terlatih. Seperti otot paha, pinggul dan lutut. Sama seperti gerakan lain, jangan pernah memaksa si kecil untuk melakukan hal ini. Perhatikan kemampuannya dan sejauh mana si kecil bisa melakukan. Agar lebih aman, coba lakukan sebanyak 3 sampai 5 kal