Jika suami selingkuh, Bunda masih mungkin menerimanya kembali?
Jika suami selingkuh, Bunda masih mungkin menerimanya kembali?
Voice your Opinion
Bisa jadi (sebutkan alasannya di kolom komentar)
BIG NO! (sebutkan alasannya di kolom komentar)

25359 merespon

1023 Tanggapan
undefined profile icon
Tulis tanggapan

why?? hrus bisa instropeksi diri juga. mgkin kita trlalu asik dgn ksibukan kita. entah anak, kerjaan rmh, kerjaan kantor, jualan ato usaha dll. smentara suami butuh perhatian, istri yg jd t4 curhat dan keluh kesahnya. zaman kita zaman yg wanita lbh byk dr pria, dan zaman dmn wanita lbh agresif untk dpt apapun maunya mskipun tau itu suami org. wanita dluar lbh wangi, lbh rapi, lbh cantik (relatif mskipun bunda lbh cantik tp suami haus perhatian). sooo belajar mempercantik diri, jgn hanya urus ank dan rumah ato usaha aja. igt suami yg hrus jd prioritas. sama2 saling instropeksi diri. apapun alasannya kembali igt ikatan awal menikah janjinya apa? dan pernikahan bkn masalah kecocokan ato tdk. tetapi merawat yg ada menjadi tumbuh dan berkembng baik. tdk jarang kan liat psgan mnua smpe kakek nenek. bkn mreka slalu cocok ato ga pernah berantem ato g pernah saling selingkuh dll. tp bagaimna mngolah hati setelah kejadian. apakah msh berlangsung dgn keegoisan msg2 atau bs memaafkan krn kodrat manusia itu salah. g membedakan yg mau meminta maaf, memaafkan, mengakui menerima dan berubah. pikirkan juga kluarga anak yg utama. Maaf ini hanya pendapat sy yg bru menikah -+ 9 tahun. dgn suami yg lbh muda 4 thun dr saya.

Baca lagi