Menguatkan Hati

Sejak bayi saya meninggal 3 bulan yang lalu, melihat kakak ipar yg sekarang sedang hamil tua rasanya setiap hari hati saya tersayat krn merasa bayi yg selama 9 bulan ini dalam perut saya sudah tidak ada. Apalagi membayangkan ketika dia lahiran dan melihat ada popok2, baju bayi dijemur depan rumah (saya tinggal dengan mertua dan rumah kakak ipar menyatu dengan rumah metua, 2 rumah jadi 1 dekat sekali) nanti suara tangisan bayi bahkan ada bayi lagi aaah sungguh sakitnya berharap anak saya bisa kembali. Minta pindah sama suami ga mungkin bisa krn saat ini dia blm dapat pekerjaan. Kerjaannya hanya membantu jualan di toko orangtua, bisa dibilang kebutuhan ekonomi kita masih sangat dibantu orangtua suami. Saya masih sangat menghargai keputusan suami walau tiap hari bertanya tentang pindah. Mau pulang ke rumah orangtua saya pun rasanya tidak berhak. semua sudah takdir yang kuasa, yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah menerima semua keadaan.. Curhatan pedih mahmud di hari yang ceria ini hehe

18 Tanggapan
undefined profile icon
Tulis tanggapan

Gimana pun saya gatau rasanya bun Tapi mungkin saya ada di posisi si ipar Saudara saya menunggu 9 th buat diberi baby Setelah lahir hanya bertahan beberapa bulan dan meninggal mendadak karna panas Posisi saya waktu itu hamil muda Meliat saudara saya yang menangis kehilangan anak membuat saya takut bertemu dg saudara saya Saya takut saudara saya merasakan apa yg bunda rasakan Sampai saya menolak syukuran 4 bulanan dan 7 bulanan Saya bingung gimana besok lahiran memberi kabar kepada saudra saya Rumah kami tidak terlalu dekat Dan saya sengaja di rumah suami terus sampai jarnag ke rumah ortu karna takut bertemu dg saudara saya itu Saya takut saudara saya sedih dan iri

Baca lagi
6y ago

Iya bunda.. Kadang suka malu sama diri sendiri kenapa hati ini lemah dan iri sama kehidupan orang lain, semua yg ada dibumi sudahkah ada jalannya masing2.