47299 merespon

Penyakit Ain bukan mitos العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين “Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim no.2188) Dari Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata: كانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَسْتَرْقِيَ مِنَ العَيْنِ “Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain” (HR. Muslim no.2195). Ain terjadi karena adanya hasad (iri; dengki) terhadap nikmat yang ada pada orang lain. Orang yang memiliki hasad terhadap orang lain, lalu memandang orang tersebut dengan pandangan penuh rasa hasad, ini bisa menyebabkan penyakit ‘ain. Dan hendaknya orang yang terkena ‘ain mengusahakan sebab-sebab yang bisa menyembuhkan penyakit ‘ain, diantaranya: 1. Mandi dari air bekas mandi orang yang menyebabkan ‘ain 2. Mandi dari air bekas wudhu orang yang menyebabkan ‘ain 3. Ruqyah syar’iyyah Yg jadi masalah, kalo kita upload disosmed kan banyak banget yg ngeliat:( gimana caranya kita tau orang yg menyebabkan ain tsb😭
Baca lagi




lbu 1 Anak