Anak saya sejak Juni taun kemarin sudah masuk Kober, awalnya malu2 karena lingkungan baru, sehingga saya harus menemani nya di dalam kelas terus. Setelah 2bulan sekolah, dia sudah mau ditinggal dikelas dan berani belajar tanpa saya dampingi di kelas. Kemudian ada 1 moment, yaitu kegiatan edukasi keluar sekolah (ke Damkar), ini bulan Desember. ia izin tidak sekolah setelah kegiatan tersebut karena masih kelelahan. namun, setelah itu saat diajak sekolah malah menangis dan tidak mau berangkat, dan ini terus berlanjut sampai sekarang. sudah saya tanya anaknya tentang temen2 sekolahnya dan gurunya apakah dia kena bully atau kena marah guru, tapi dia bilang engga engga terus. solusinya bagaimana ya? #mohonbantujawabbunda
Read more



