Selain bayinya jadi saudara sepersusuan, kakak/adik kandungnya juga jadi mahram bun. Jadi ga boleh saling naksir & nikah nanti kalo udah besar. Betul kata bunda Saraswati, akan lebih baik kalo yang menyusui saudara kandung bunda sendiri (tante/bibinya si bayi). Dan memang lebih diutamakan kalo jenis kelamin bayinya sama, karena saya pernah baca kalo ASI yang diciptakan untuk bayi laki-laki & perempuan ada perbedaan kandungannya
Boleh bund, tapi anaknya nanti jadi saudara sepersusuan dan ndak boleh menikah. Lebih baik lagi kalau yang menyusuinya kakak/adik bunda dan bayinya sama gendernya dengan bayi bunda.