Suami pemikirannya praktis &logis, kalau aku lebih ke perasaan. Jadi saling menyeimbangkan aja. Untungnya suami mau diajak diskusi, walaupun kadang beda sudut pandang. Misal akhirnya ga nemu jalan tengah pun aku lebih milih ngikut suami, selama ngga menyalahi syariat