10689 merespon

Kalo buat saya yang mana aja. Yang penting menjelaskan dengan detil, komunikatif, dan yang paling penting dapat memberikan kita rasa nyaman. Pengalaman hamil anak pertama, dokter saya laki-laki sudah senior. Orangnya santai banget dan komunikatif. Proses sampai lahiran berjalan lancar. Kemudian kehamilan kedua dan ketiga (selisih 4th dari kehamilan pertama) saya coba ganti dokter perempuan (kebetulan beliaunya kekinian banget, masih muda dan selebgram). Tapi ternyata saya kurang nyaman dengan beliau. Tiap periksa rasanya was-was karena nggak komunikatif, dan ternyata saya harus mengalami keguguran 2x (ini memang belum rejeki saya). Waktu itu saya sampai cari 2nd opinion dokter lain yang kebetulan laki-laki. Pada kehamilan saya yang ke-4, saya memutuskan untuk berganti dokter lagi yang menjadi 2nd opinion saya waktu kehamilan ke 2&3. Dan ternyata beliaunya sangat smart dan komunikatif. Bisa memberikan saya rasa nyaman (ayem). Dokter itu cocok-cocokan ya mom, ibarat kaya cari suami hehehehe...
Baca lagi



