Triana Salihah profile icon
BronzeBronze

Triana Salihah, Indonesia

Kontributor

About Triana Salihah

bunda of 1 gadis kecil solehah

My Orders
Posts(1)
Replies(2)
Articles(0)

#Ibujuara trimester 3, ttd persetujuan SC - lahiran tanpa suami.

Ini cerita tentang kehamilanku pada tahun 2018 dimana saat itu usia kandunganku masuk trimester 3 (7 bulan). Saat itu suamiku ditugaskan untuk mengikuti pelatihan selama 3 bulan di Bandung. Memang jarak antar Tangerang - Bandung tergolong dekat, tapi aktifitas suamiku yg sangat sibuk waktu itu membuat dia tidak bisa pulang setiap minggu. Akhirnya aku jalani masa trimester 3 ku sendirian. Dari semua fase kehamilan, trimester 3 adalah masa paling berat buatku. Karena saat usia kandungan 7 bulan, seluruh badanku mudah sekali lelah, susah tidur, susah beranjak dari duduk ke berdiri, dll. Setiap malam aku sangat susah tidur karena mencari posisi yang nyaman untuk tidur. Walaupun sudah menggunakan bantal hamil untuk menyangga depan belakang, tetap saja rasanya sesak dan pegal. Apalagi saat itu frekuensi BAK juga sudah sangat intens. Jadi ketika sudah bisa tidur tiba-tiba kebangun karena kebelet dan harus 'cari' posisi tidur yang nyaman dari awal lagi. Begitu seterusnya sampai 9 bulan usia kehamilanku. Singkat cerita usia kehamilanku masuk minggu ke 38. Hari itu Jumat malam tgl 1 oktober, aku kerumah Ibuku dengan maksud mau cerita kalau ada rasa diperutku seperti ingin BAB. Ternyata Ibuku sedang menyiapkan pakaian untuk menginap ke Puncak, Bogor. Dalam hatiku 'duh gimana nih perutku agak sakit, besok kalau lahiran gimana? Siapa yg temani aku lahiran'. Aku sempat minta Ibuku untuk tidak pergi, tapi ternyata Ibu memang harus berangkat karena ada pekerjaan disana. Esok harinya benar aja rasa 'ingin BAB' itu mulai lebih sering datang. Akhirnya aku putuskan telpon dan minta Kakaku kerumah untuk mengantarku cek ke dokter obygin. Sampainya di RS, ternyata hari itu bukan jadwal dokterku. Karena aku cerita sudah sakit perut sejak malam, diterimalah aku oleh bidan piket. Bidan bilang akan cek detak jantung janin dan cek apa aku sudah ada pembukaan. Jam 1 siang tgl 2 oktober 2018, bidan bilang kalau aku sudah pembukaan 1. Bidan menghubungi dokterku dan menjadwalkan aku akan melahirkan secara caesar jam 18.00. Karena sebelumnya dokter obgyn ku sudah bilang kalau aku akan lahiran secara SC saja, karena retina mataku tipis (rekomendasi dokter mata), jadi memang 'pembukaan'ku tidak boleh banyak, agar aku tidak mules lebih intens. Dalam hati 'wah aku akan melahirkan hari ini?' Rasa senang, gelisah, bingung semua jadi satu pada saat itu. Karena suami dan ibuku masih diluar kota, aku telepon mereka semua dan infokan kalau aku akan operasi caesar sore nanti. Karena jarak Bogor - Tangerang lebih dekat jadi ibuku sampai sekitar jam 15.00. Tapi suamiku yg dari Bandung belum tau akan sampai RS jam berapa. Sekitar jam 17.00 aku diminta oleh suster untuk tanda tangan persetujuan operasi, harusnya yang ttd suamiku, tapi dia belum sampai juga di RS. Dalam hati 'ini aku yg lahiran, aku yg ttd persetujuan??'. Yasudah aku ttd saja sendiri. Jam 17.40 wib aku masuk ruang operasi. Dagdigdug, cemas, gelisah dan tidak berhenti zikir dan berdoa semoga Allah melancarkan proses persalinanku dan bayiku nantinya sehat, sempurna, selamat. Pas dengar suara adzan kalimat Allahuakbar, saat itu juga dokter mengangkat bayiku dan menunjukannya kepadaku dia bilang 'Bu bayinya sudah lahir nih, selamat ya Bu'. Allahuakbar.. haru banget atas kebesaran Allah SWT hari itu. Bersyukur, senang tapi bertanya2 juga 'suamiku udah dimana yaah? Siapa yg akan adzanin bayiku?'. Setelah masuk ruang pemulihan pasca operasi, aku dapat kabar dari Ibu kalau anakku sudah di adzanin oleh Kakak ku. Dalam hati 'berarti suamiku belum sampai jugaa??' tapi alhamdulillah masih ada Kakaku yg adzanin anakku. Walaupun saat lahiran dan pasca lahiran aku tidak ditemani suami, tapi rasa syukur terus kupanjatkan atas kehadiran putri kecilku yang sehat dan cantik, yang kami beri nama 'Rayna Azhima Halwa'. #ibujuara

Read more
#Ibujuara trimester 3, ttd persetujuan SC - lahiran tanpa suami.
undefined profile icon
Write a reply