Shinta Yosefina profile icon
GoldGold

Shinta Yosefina, Indonesia

Anggota VIP

About Shinta Yosefina

Ibu anak 1

Posts(2)Replies(60)Photos(1)

Tips Jitu Mengatur Keuangan Keluarga Setelah Mempunyai Buah Hati

Hai Bunda semua, aku mau share cara aku mengatur keuangan keluarga terutama saat sudah memiliki buah hati. Langkah yang saya lakukan sebagai berikut: 1. Membuat list kategori biaya, seperti Makan, Listrik & Air, Belanja bulanan (boleh dibagi lagi seperti Kebutuhan Dapur, Kebutuhan Mandi, dll), Keperluan Bayi, Asuransi, Sumbangan/Amal, Pulsa, Internet, dll. Disesuaikan saja dengan kondisi biaya masing2 ya. 2. Sisihkan 10-20% untuk menabung, sisanya barulah dialokasikan untuk biaya. 3. Buatlah budget biaya untuk setiap kategori, misalkan Pulsa 200rb, Makan 1.5 juta, Keperluan Bayi 1 juta. Atau bisa menggunakan persentase agar nantinya dikalikan dengan gaji bersih/penerimaan bersih (setelah dikurangi dengan jumlah yang ditabung) selama sebulan sehingga muncul angka budgetnya. 3. Melakukan pencatatan untuk setiap pengeluaran, nah ini dibutuhkan konsistensi ya, jangan menunda untuk mencatat, karena nanti jika sudah terlewat 1-2 hari maka akan bingung lalu malas mencatat deh. Bisa dirundingkan suami/istri yang mencatat, pilih yang lebih detail dan rajin mencatat, tidak selalu harus istri ya. 4. Setiap akhir bulan direview apakah pengeluaran sudah sesuai budget? Kalau overbudget berarti mulai was2 ya apakah terlalu boros, mungkin ada biaya2 yang bisa ditekan lagi, atau mungkin justru perlu tambahan income? Boleh mulai dipikirkan ya harus usaha atau cari income tambahan lain, karena bisa jadi memang biaya lebih besar daripada income. 5. Review 3-6 bulan sekali apakah tabungan Anda masih sesuai/relevan dengan biaya di masa depan? Misalkan tabungan 2juta per bulan sedangkan anak Anda akan sekolah 1 tahun ke depan dengan biaya 30juta, maka angka atau persentase tabungan Anda harus diperbesar sehingga ketika tiba waktunya anak Anda sekolah maka uang tersebut sudah cukup. 6. Miliki asuransi kesehatan karena pencari nafkah harus selalu sehat untuk bisa menopang keuangan keluarga. Kalau sampai resiko sakit/kecelakaan/meninggal dunia itu terjadi, maka asuransi yang akan menggantikannya sehingga keuangan keluarga tidak terganggu. Sudah terlalu banyak kejadian yang sering kita dengar, kalau sakit maka seluruh tabungan habis terkuras untuk biaya berobat, jadi solusinya adalah jangan gunakan uang pribadi alias biarkan asuransi yang menutupi biaya berobatnya. Demikian sharing aku ya Bunda semuanya, saya sudah melakukan hal ini sekitar 6 bulan dan bersyukur muncul rasa aman dan tenang di sisi keuangan keluarga karena semua terukur dan bisa diandalkan untuk prediksi keuangan masa depan. #KeuanganKeluargaTAP

Read more
 profile icon
Write a reply