Kinan Alfarizki profile icon
SilverSilver

Kinan Alfarizki, Indonesia

Kontributor

About Kinan Alfarizki

ibu of 1 enerjik anak laki-laki

My Orders
Posts(4)
Replies(3)
Articles(0)

Keyakinan hati #Ibujuara

Belum genap tiga bulan aku diterima kerja di perusahaan bonafit incaran ku yaitu di pabrik mayora. Ya betul, pabrik produksi makanan. Susah payah usaha ku untuk bisa masuk dan diterima di pabrik itu. Sempat gagal sekali dan aku coba lagi. Alhamdulillah test yang kedua aku berhasil. Singkat cerita aku izin nikah padahal aku terhitung karyawan masih baru, bersyukur aku mempunyai atasan yang semuanya baik, walaupun agak ribet dalam proses mengurus surat izin nikah pada saat itu. Aku ingat, Sabtu 10 Maret 2018, dimana jadwal aku shift 3, aku tetap masuk kerja padahal Sabtu pagi akad ku. Pukul shubuh aku dijemput Bapakku, aku diperbolehkan pulang lebih awal. Kebayang kan bagaimana dingin nya udara shubuh, mata ngantuk karena tidak tidur karena shift 3, dan aku harus terlihat fresh karena hari itu aku akan jadi ratu sehari :) . Belum genap sebulan usia pernikahanku. Aku mendapati ada yang tidak beres dalam badan ku. Tidak seperti biasanya saat tugas sift 3 , rasanya hari itu beda, seperti orang meriang, mual, kepala pusing, ngantuk tak tertahankan, lemas. Aku curiga apa mungkin aku hamil, aku penasaran, dan aku testpack. Benar saja, ada dua garis biru hasilnya yang berarti aku positif. Senang sekaligus Sedih rasanya. Senang karena Allah mempercayakan ku untuk sesegera itu mendapati momongan. Tidak kosong lagi. Sedih nya mau gak mau aku harus keluar dari pabrik yang aku sudah susah payah berjuang untuk bisa diterima, karena dari pihak pabrik tidak ada cuti hamil bagi karyawan kontrak, dan tidak akan menerima kembali karyawan yang sudah pernah bekerja di situ sebelumnya. Hari-hari selanjutnya semakin parah. Diare melanda. Dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak masuk kerja. Izin tiga hari aku kantongi surat dokter untuk pihak pabrik. Namun diare belum juga sembuh. Akhirnya aku memutuskan untuk resign. Dan menikmati segala rasa morning sickness. Tidak berselera untuk makan. Semua makanan yang masuk, terutama nasi, keluar lagi. Sebegitu mual nya. Aku menikmati proses itu yang disebut ngidam. Aku rutin memeriksakan kandungan ku di puskesmas. Saat aku dapat buku pink pertama ku, Aku Senang. Tapi aku juga gundah. HB ku rendah. Dan aku kurang energi kronik (KEK). Dokter mem push aku dengan pil penambah darah. Tablet kalsium yang besar membuat ku mual saat meminumnya. Telur rebus. Sayur bayam. Daging sapi. Pisang. Apapun yang membuat HB naik aku konsumsi. Namun mungkin aku yang kurang telaten. Karena rasa mual itu. HB ku tak kunjung naik. Jika pun naik tak begitu berarti, hanya sedikit sekali. Biskuit penambah gizi, Susu ibu hamil, pihak puskesmas memberikan nya untuk ku. Aku rela berjam-jam antri menunggu giliran Konsul dokter spesialis gizi ibu dan anak karena ingin yang terbaik untuk kandungan ku. Aku termasuk orang yang nurut apa kata orang tua. Namun tetap saja tidak dipungkiri, aku tetap kepikiran dengan omongan tetangga yang menjudge aku di tambah ocehan emak tapi aku anggap karena mereka sayang aku dan janin ku. Saat tiba sembilan bulan dan aku mengalami kontraksi. Tenang. Itulah perasaan ku pada waktu itu. Aku berucap sambil elus perut "Kita berjuang sama-sama yaa nak" . Aku begitu menikmati proses nya. Aku yakin aku dan kandungan ku kuat dan bisa melewati nya dengan baik. Ada emak disampingku membuat pembawaanku tenang dan adem rasa hatiku memegang tangan emak. Tapi ketika sebentar saja ditinggal emak ke toilet rasanya rungsing merasakan mules sakit tidak karuan. 03 Desember 2018 Pukul 8:15 pagi seorang bayi laki-laki akhirnya lahir dari rahim ku. Secara normal dengan berat 2,8kg dan tinggi 49cm. Selamat sehat sempurna tidak kurang suatu apapun. Alhamdulillah. Segalanya lancar. Tidak perlu rujukan. Dan tidak perlu berlama-lama di puskesmas. Begitu cepat proses nya. Terimakasih untuk bayiku telah mau berjuang bersama dan tidak membuat kami kerepotan. Dan saat aku menulis ini, bayiku kini sudah balita, sudah genap dua tahun. Dan harapan kecilku untuk balita ku kelak semoga dia akan jadi artis. Aamiin

Read more
Keyakinan hati #Ibujuara
undefined profile icon
Write a reply