Aik Maziyyah profile icon
PlatinumPlatinum

Aik Maziyyah, Indonesia

Kontributor

About Aik Maziyyah

Ibu 1 anak yg cantik & sholehah

My Orders
Posts(3)
Replies(549)
Articles(0)

Baby Girl & sedikit cerita

Kehamilan pas 40w di tgl 8 des 2019. Mlam hari sebelumnya skitar pukul 12 tepat q mersakn perut sakit kmudian hilng bgitu trus smpai pukul 02.00 dini hari....q msih santai dan suami mnyarankn untuk brngkt ke RS. Q ke kmar mandi untuk BAK di CD sdh ada bercak coklat...msih tetap santai. Perjalanan dri kmar mandi ke kmar tidur tiba2 keluar lgi tpi kemerahan, disitulah mulai panik dan bergegas ke RS. Pukul 02.46 dri rumh ke RS naik motor. Di atas motor sempat mngalami 2 kali kontraksi dan itu semakin panik. Smpai di RS pukul 03.15 lngsung msuk IGD diperiksa oleh bidan jaga dan lngsung di suruh rawat inap karna ketuban pecah dini dan sdh pembukaan 2. Skitar pukul 04.00 msuk kmar bersalin,disitulah perjuanganku di mulai. Pukul 07.00 bidan mnyatakan msih pembukaan 4, aku hnya bisa terbaring...kesakitan...menangis...sesekali menarik kerah baju suami karna mngalami kontraksi, kami hanya berdua di RS, keluarga sengaja tdk diberi tau dlu. Pukul 11.00 bidan kembali memeriksa dan mnyatakan sdh pembukaan 7, q semakin kesakitan...menangis....lelah...tariknku di bju suami smskin kuat. Suami menatap kearahku trus mnerus seakan-akan dia ingin mengucapkan "ayo ndut...kmu kuat,kmu pasti bisa" tpi dia diam smbil sesekali mngusap mtanya yg basah sedang q mnangis trsedu2 mnahan agar tdk mngejan dlu sbelum wktunya dan itu sngat sakit. Di pembukaan 7 ini jg q merasa q sdh tdk sanggup lgi untuk melahirkan normal karna jangka waktu dri pembukaan 1 ke 7 sangat lma, dan seluruh bdanku sdh tdk kuat lgi mnahan sakit. Q terus mnerus berkata kalau q sdh tdk kuat lgi, q tdk than lgi, suami tetap pda pendiriannya untuk q tetap kuat dan pasti bisa. Pembukaan 7 ke 10 sangat lama tangisku semakin mnjadi. Disekelilingku ada semua org yg q sebutkan kala itu, semuanya memberi q semangat, tpi tdk dgn ibuku, beliau tdk ada dsitu, beliau sdg ada di Bali dan lusa baru pulang. Hanya lewat HP q bisa menangis kpdanya, dan ibuku tetap memberiku semangat bahwa q kuat dan pasti bisa. Pukul 14.07 pembukaan 10 bidan sdh mulai memberiku instruksi untuk mengejan ketika q kontraksi, dgn bismillahirrohmanirrohim q mulai mngejan sekuat dan semampu q bisa, smpai pukul 15.15 bayiku tak kunjung keluar, q semakin panik tak karuan smbil menangis tersedu2,energi jg habis, nafas tdk baik smpai dipasang selang oksigen agar pernafasanku lancar. Pukul 15.30 bidan menyatakan bahwa q tdk bisa melahirkan normal karna posisi bayi yg miring dan tdk pas dijalan lahir. Bidan berkata untuk mnunggu smpai pukul 16.30 karna akan diupayakan lagi untuk normal. Tpi q lngsung memutuskan untuk Sectio Cesaria, smbil menatap suamiku untuk mndapatkan persetujuannya dan mngatakan bahwa q benar2 sdh tdk kuat lgi. Dan akhirnya suamiku memberi izin, bidan mulai mempersiapkan semuanya. Pukul 16.35 q masuk ruang oprasi dgn tim lengkap dan semuanya q mengenalinya (krn q sempat bkerja di RS itu sbelum akhirnya q resign karna hamil). Pukul 17.35 bayi perempuanku lahir dgn tangisan yg menggetarkan hati dan tak sengaja air mataku jatuh. Alhamdulillah bayiku telah lahir ya Allah, tangisannya disusul dgn adzan mghrib yg berkumandang. Bidan menggendong bayiku kearahku dan mndekatkannya kpdaku agar q bisa mnciumnya, subhanallah dia benar2 bayi yg q kandung. Ternyata tangan dan kakinya trlilit tali pusar, pantas dia miring dan tdk pas di jalan lahir. Pra tim oprasi mmberi informasi bahwa bayi lahir sehat, jenis kelamin perempuan, panjang 48 cm dan bb 2400..... Q sdikit trtegun mndengarnya, q khawatir tentang kesehatannya kdepannya, "kuning" itu salah satu kata yg selalu muncul di pikiranku selama pemulihan di ruang oprasi. Pukul 18.45 q dipindahkan dri ruang oprasi ke ruang perawatan disana sdh ada seluruh keluargaku ayah, nenek,ibuk dan bapak mertua,om,tante,bude,pakde,para sepupu dan ponakan semua bersuka cita dan mngucap syukur atas kelahiran bayiku. Tepat di kandungan 40w dan tepat di hpl 8 des 2019. Suamiku....q bersyukur memilikinya,sebab ia tdk pergi sedetik pun ketika itu, selalu ada selalu disampingku menemaniku apapun yg q rasakan dan keluhkan, terima kasih yg tak terhingga pdanya, selalu dan selamanya akan mncintainya.Bersyukur bersama dgn kelahiran putri pertama kami yg bernama Zahwa Mikayla Pratista ?.

Read more
Baby Girl & sedikit cerita
VIP Member
 profile icon
Write a reply