

Bun saya newmom, setelah saya lahiran saya tinggal bersama mertua. Saya tinggal selama 6 bulan disana . Lalu saat anak saya umur 4 bulan saya pulang ke rumah orang tua saya. Setelah beberapa lama saya tinggal dengan orang tua saya. Saya merasa tidak ingin lagi kembali ke rumah mertua saya. Karena disana setiap hari saya merasa tidak enak. Di sana mertua laki-laki saya perokok aktif. Kadang beliau merokok didalam rumah. Sedangkan saya memiliki bayi. Suami saya tidak bisa menegur, karena merasa kami menumpang dirumah tersebut. Kadang saya merasa seperti sangat emosional. Ditambah ibu mertua saya yang sering mengeluh soal keuangan. Saya semakin tidak betah disana. Gaji suami saya sebagian sudah untuk membayar tanggungan mertua saya. Karena beliau banyak berhutang. Sebelum saya menikah dengan suami saya. Saya sering menangis disana. Saya merasa sekedar untuk makan disana pun susah. Setiap hari terasa sumpek. Entah mengapa saya merasa berat untuk tinggal lebih lama disana. Namun setelah saya pulang ke rumah orang tua saya. Beban itu seakan tertinggal disana. Asi saya juga semakin lancar. Saya jadi semakin mantap untuk keluar dari rumah mertua saya. Saya tidak sanggup harus kembali kesana . Namun, saya harus LDR dengan suami saya karena pekerjaan suami saya dekat dengan rumah mertua. Saya membicarakan bagaimana kedepannya kalau kami pindah saja dan ikut orang tua saya. Karena kalau mengontrakpun keuangan kami masih belum stabil. Suami mengizinkan saya untuk tinggal dengan orang tua saya dan bersedia pindah jika tanggungan sudah selesai. Apakah keputusan saya sudah tepat ? Lalu bagaimana saya harus menjelaskan kepada mertua saya,jika ingin pindah dan ikut kerumah orang tua saya. Saya takutnya ada kesalahan pahaman jika saya jujur . #mohonbantujawabbunda #Sharingdong_Bund #Sharingdong_Bund #bantujawab #sharing #askmommies
Read more





