SENANDUNG ANAK NEGERI
Cerita ini betul-betul terjadi, pernah aku ceritakan di postinganku dulu di TAP ini.
Sesaat setelah suamiku mengumandangkan Adzan dan Iqomah di telinga si kecil 11 bulan silam tepat setelah Adzan Subuh berakhir, masih dengan suara terisak, suamiku menyenandungkan lirik ini :
Menghirup bau rumputan
DI tengah pegunungan hijau
Batinku tersenyum mesra kepadamu
Di pantai temui ombak
Surya merah tenggelam
Duhai pesona mewarna jiwa kepadamu
Tanahku alam persada
Dimana tangisan pertama
Membelah keheningan jadi bahagia
Kuterlahir tuk bermakna
Menatap ragam budaya
Santun hati insan nan ramah
Selalu dijunjung tinggi
Citra hati bela bangsa
Tanahku bumi persada
Dentuman di jantung berkata
Kubangga tegak dan membusungkan dada
Anak Negri…pertiwi
Belakangan baru aku tahu lirik tersebut merupakan lagu dr Katon Bagaskara yang berjudul "Anak Negeri".
Melalui kesempatan ini, kami sengaja membuat konsep foto untuk menggambarkan betapa bahagianya kami waktu itu dengan hadirnya si kecil yang kehadirannya kami nantikan selama 7 tahun serta harapan kami agar si kecil menjadi anak yang berkarya untuk Negeri dalam bidang apapun sesuai pilihannya nanti.
Kami juga ingin meyampaikan ke si kecil, bahwa betapa beruntungnya dia dilahirkan di Negeri yang begitu indah dan kaya akan keberagaman budaya ini. #MerahPutihTAP 5y ago
- Share

love you ndaru
love love love
Momsy of 1 sweet little heart throb
Nurturer of 2 playful prince