Bunda, mau sharing. Sejak awal pernikahan saya terus disalahkan suami. Apapun kesalahan ada di diri saya.
Kemarin adik sepupu dia nikahan, minta suami dateng jam 04.00 pagi2 buta. nah saya cuma tanya, apa pantas pagi2 buta gitu? Saya kasian dan sayang sama suami saya, karena jarak tempat tinggal kami dan sepupunya tidak dekat melainkam jauh. Ditambah pihak sepupu suami saya juga tidak ada itikad baik ke saya, mengundang saya pun tidak langsung. Seharusnya kan bisa undang by WA atau SMS.
Bukannya suami saya mendengar kata2 saya, lagi2 saya dimaki2. Sampai2 ibu saya dibentak sama suami saya. Saya sakit hati, benar2 sakit hati.
Dimata dy, tidak ada kebaikan dari diri saya. Semuanya selalu buruk.
Dan akhirnya hari pernikahan pun tiba, dia berangkat pagi2 buta jam 03 pagi tanpa pamit dan salam. Saya juga diam.
Sampai siang dia posting2 foto bahagia, dan posting wa story seperti ini. Sampai teman kami wa saya, ada masalah apa kok suaminya foto2 bahagia dikawinan terus saya nya enggak ada. Tapi malah ada wa story seperti ini.
Jujur saya malu. Rasanya saya benar2 sudah tidak dihargai oleh dia. Saya sudah tidak kuat lagi diperlakuan ini.
Apakah pernikahan semacam ini harus saya lanjutkan?
Read more