SUAMI GILA, GAPUNYA OTAK
Saya terpaksa menikah muda karna hamil di luar nikah. Umur saya 22 thn dan suami 21 tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Kemudian kami tinggal dirumah mertua saya dan biaya makan sehari2 ditanggung mertua termaksud biaya usg, susu, perlengkapan melahirkan karna mertua saya terbilang mampu. Saat menikah saya mengandung 5 bulan, setelah menikah dia tetap pergi kuliah pagi dan pulang kadang malam. Dia tidak peduli dgn kehamilan saya, selalu marah2 bahkan memukul wajah saya sampai lebam ketika hamil 8 bulan 21-9-2018 kami sama2 wisuda, dan 1 bulan kemudian saya bekerja sedangkan suami tidak Selama bekerj saya yg memenuhi kebutuhan anak saya. Sedangkan suami saya tidak pernah kasih uang sepersen pun. 9-8-2019 saya dipukul lagi oleh suami dan saya melaporkan ke polisi setelah hasil visum keluar, bumertua saya mohon2 agar saya tidak jebloskan anaknya ke penjara karna pamertua punya sakit sakit jantung dan sudah tua Suami juga memohon, berlutut dan menangis agar saya tidak menceraikan dia, dan dia berjanji berubah 14-5-2020 Pak mertua saya meninggal dunia Kemudian di payudara saya ada benjolan setelah di priksa dokter ternyata karena KB Spiral tidak cocok ke hormon saya. Tidak lama suami memohon minta HB, sampai dia memohon mohon, dengan berat hati saya mau karna saya kasihan melihat di baru kehilangan bapaknya. Padahal saya sudah hambar, bahkan ketika melihat wajahnya saya terbayang cara dia memukul dan memaki saya. Ternyata hanya dalam sekali Hb saya positif hamil😭 saya dilema antara bersyukur atau bersedih Karna kehamilan saya yg kedua, ibu mertua kasih suami 3 kamar kos (1 kos sebulan 500 rb) dan 1 kios ( 1 bulan 1,5 jt uang sewanya) agar dapat memenuhi kebutuhan saya dan anak saya dikarenakan suami tidak bekerja. Karna hamil saya terpaksa risgn karna tidak diperbolehkan oleh peraturan kantor Selama hamil suami hanya memberi 1 minggu 50 ribu sudah termaksud uang kantong saya, keperluan anak (pamper, sabun, minyak telon) kemudian suami membeli susu hamil dan susu anak saya, hanya itu pengeluaran suami saya Tapi dia sangat pelitt, tidak peduli saya ngidam apaa bahkan ketika hamil pun saya dipukul lagi sampai tangan merah2 26-2-2021 saya melahirkan, dan ketika masa nifas ini saya dipukul lg sampai kaki biru karna masalah uang. Jujur bundaaa, saya pingin BERCERAI selama 4 tahun lebih saya cuma menderita, selama menikah dia tidak pernah bekerja. Setiap hari bangun siang, lalu makan, kemudian main game sampai pagi. Kalo saya minta tolong saya di maki. Dia tidak punya rasa tanggung jawab, tidak ada usaha mencari kerja Tapi saya takut jika di persidangan nanti saya kalah hak asuh, karna keluarga dia cukup mampu untuk memberi suap agar hak asuh jatuh ke tangan suami. Terlebih dia punya seorang kakak kandung yang kebetulan pacarnya seorang jaksa Sayaaa harus gimana bun?


ibu dari dua anak